Ceramah Singkat bersama Ustadz Khairul Umam, S.Si.,M.A.EdSc. Dosen Pendidikan Matematika Unsyiah, 27 Agustus 2016

Khairul Umam, S.Si., M.A.EdSc., Selain dikenal sebagai Dosen Program Studi Pendidikan Matematika FKIP Unsyiah khusunya pada bidang IT dan pembelajaran matematika ini, juga dikenal sebagai Ustadz Khairul Umam di luar jam pendidikan, mengisi tausiah singkat kepada mahasiswa baru penerima beasiswa seluruh Aceh di Masjid Baitul Muttaqim yang beralamat di Jl. Inong Balee Darussalam. Banda Aceh. Pada hari Sabtu, 27 Agustus 2016 bertepatan selepas melaksanakan ibadah sholat magrib. Puluhan mahasiswa mendengarkan beberapa tausiah singkat yang langsung disampaikan oleh Ustaz Khairul Umam dengan penuh antusias. Kegiatan ini diselenggarakan dalam upaya memberikan arahan kepada mahasiswa baru tentang prioritas karakter yang wajib ditekuni selama kuliah.

Ustadz Khairul Umam menyampaikan dengan penuh semangat diselangi canda dan tawa dalam tausiah singkat ini, hal ini berisikan bahwa agar mahasiswa mampu membedakan mana yang baik dan yang mana buruk. Seperti yang disampaikan pada malam tersebut, ciri-ciri orang yang berkarakter diantaranya adalah disiplin waktu, menjaga kebersihan lingkungan, jujur kepada diri sendiri dan orang lain, serta hindari perbuatan mencela orang lain yang lebih lemah.

Disiplin waktu yang dimaksudkan berupa memenuhi janji yang pernah terucap kepada kerabat, keluarga, maupun orang lain. Jika dalam masa kuliah, mahasiswa siap dalam memenuhi janji yang telah disepakati sebelumhya secara bersama. Misalkan, disiplin masuk kuliah, disiplin belajar, disiplin terhadap dosen, dan lain sebagainya.

Menjaga kebersihan, mungkin banyak orang memahami bersih ini adalah bersih lingkungan. Namun secara jelas disampaikan oleh Ustadz Khairul Umam, bersih itu bukan hanya bersih lingkungan semata, melainkan harus diiringi dengan bersihnya hati. Hati yang bersih bisa membina cara bersikap yang baik, lemah lembut, sopan-santun, dan lain-lain. Demikian halnya dengan kebersihan lingkungan, jika sesorang sudah bersih hatinya, insyallah ia juga bersih terhadap lingkungan sekitarnya.

Jujur pada diri sendiri. Puasa mencerminkan orang yang jujur pada dirinya sendiri, karena dengan jujur tersebut, seseorang dapat dikategorikan orang yang baik akhlaknya. Suatu contoh yang dipaparkan secara tegas oleh beliau.

Hindari perbuatan mencela orang lain yang lebih lemah. Perbuatan ini paling sering terjadi, karena ketiksadaran seseorang yang merasa lebih hebat, kaya, dan pintar dalam berbagai bidang seperti teknologi, ekonomi, poltik, maupun dalam pendidikan.

Oleh sebab itu, beliau memberikan arahan ini dengan harapan ketika suatu hari Mahasiswa-mahasiswa tersebut sudah mengambil alih estapet dunia saat ini, mampu memberikan sejuta manfaat kepada generasi selanjutnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *